Berlayar: Screening Film & Dialog Bermakna
Berlayar (Bercerita Lewat Layar) adalah sesi penayangan film pendek orisinil yang dikombinasikan dengan dialog. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan mental, mengurangi stigma, serta membangun community of care yang aman dan suportif. Sesi dialog dipandu oleh fasilitator dan co-fasilitator terlatih untuk memastikan ruang diskusi berjalan secara inklusif, reflektif, dan berfokus pada pengalaman peserta.
Proses Berlayar
Screening Film
Refleksi
Dialog
Evaluasi
Pilihan Film
SERENADA
Serenada mengupas hubungan dingin antara Lanang dan Ayahnya. Lanang yang menyadari bahwa dirinya sudah tidak bisa bersekolah seperti biasa. Dengan apa yang terjadi, Ayahnya pun tidak serta merta mendukung Lanang karena menurutnya, apa yang dilakukan Lanang tidak akan bisa menghasilkan apapun seperti yang diharapkan.
Ajukan PemutaranDIORAMA
Diorama berfokus pada konflik internal keluarga antara Shea dan Ibunya, Dyana. Ketidaksepamahaman dan komunikasi yang buruk di antara keduanya membawa hubungan mereka di ambang jurang.
Ajukan PemutaranPHYTAGORAS
Dengan caranya dan metodenya sendiri, Leksa membuktikan bahwa dia bisa menggapai hal yang lebih dari sekadar menyelesaikan soal di papan tulis. Phytagoras menjadi simbol tentang sinergi untuk mencapai kesatuan dan pemahaman setiap orang tentang arti memberi dukungan.
Ajukan PemutaranMEMOAR
Penerimaan menjadi bagian tersulit dalam kehidupan" sebuah premis yang menggambarkan bagaimana film ini berjalan dari awal hingga akhir. Bagaimana setiap orang dituntut untuk menurunkan ego dalam pertarungan batinnya. Ketidakadilan menjadi salah satu prasangka paling kuat ketika kita belum dapat menerima keadaan, pula perasaan yang mengikis hari demi hari.
Ajukan PemutaranPitch Deck
Sebelum anda mendaftar sebagai fasilitator untuk program berlayar, silahkan baca Pitch Deck berikut untuk memahami informasi lebih detail mengenai program ini.
Download Pitch DeckDaftar Menjadi Fasilitator
Dapatkan pelatihan menjadi fasilitator (TOF) bersama kami.